Mengintip Perpustakaan Daerah Karimun
Perpustakaan daerah Karimun terletak di pusat kabupaten Karimun, provinsi kepulauan Riau. Lokasinya yang strategis membuat perpustakaan ini mudah dijumpai bagi siapa saja yang ingin datang berkunjung. Berdekatan dengan rumah dinas bupati Karimun, pelabuhan besar, domestik dan internasional, coastal area; tempat kongkow-kongkow nya masyarakat Karimun, pusat pertokoan, kantor polisi, dan lainnya.
Gedung berlantai dua, berdinding kaca, berhias rupa-rupa pohon rindang, bunga-bunga di sepanjang halamannya. Bercat biru, dan putih, membuat gedung ini kelihatan megah. Gedung yang dulunya adalah ruang pameran ini memang cocok jadi perpustakaan, dibanding gedung yang dulu, agak kecil, terletak di sampingnya.
Di pintu masuk perpustakaan ada beberapa Informasi yang bermanfaat bagi pengunjung. Kapan aja perpustakaannya buka, prosedur pendaftaran di sisi kanan kiri, maklumat pelayanan, mading kaarya masyarakat Karimun ; pelajar, mahasiswa atau pekerja dapat dilihat di pintu masuk ini. Buat yang berminat karyanya di pajang di mading perpustakaan ini bisa menghubungi petugas perpustakaannya.
Setelah membuka pintu, kira-kira empat atau lima langkah orang dewasa mata kita akan tertuju pada sebuah tulisan, yang menandakan buku pengunjung harus disisi terlebih dahulu. Lalu kita bisa menitip bawaan kita di loker tas berwarna warni 30 pintu dan tempat helm yang bisa muat sekitar 20 an, jadi bagi yang bawa helm (bukan yang bawa motor ya, orang yang bawa motor belum tentu bawa helm, dan orang yang tak bawa motor bisa jadi bawa helm haha, bisa jadi kan, siapa tahu dia dianterin.. jadi helmnya dibawa) yang khawatir helmnya di luar maka bisa di bawa ke dalam, juga jaga-jaga sekiranya hari hujan.
Kemudian ada petunjuk arah yang akan membimbing kita mau kemana. Mau ke kamar mandi dulu untuk bebersih, cuci tangan atau ada keperluan lain, mau wudhu atau mau sholat dulu juga bisa, karena ada fasilitasnya di sana. Untuk kamar mandi gak usah risih ada 4 wastafel untuk cuci tangan lengkap dengan sabunnya, yang gak nampak itu lap tangannya. Untuk toiletnya sendiri ada 4 juga cuma waktu kesana ada 2 yang gak berfungsi tapi kondisnya bersih, jadi gak perlu risih. Hanya tempat sholatnya yang perlu diperhatikan, karena letaknya di bawah anak tangga, jadi agak sempit, jadi kelihatan agak suram. Mungkin bisa diakali dengan cat yang lebih cerah. Masukan nih buat perpustakaan daerah.
Berikutnya..., bayangkan puluhan ribu buku sudah siap untuk dijelajahi di sini. Kira-kira ada sekitar 30 ribu eksamplar buku, begitu informasi yang saya dapat dari tanya jawab ringan dengan petugas layanan. Meski barangkali tidak sebanyak buku yang ada di perpustakaan kota anda, tapi itu sudah cukup banyak bukan?. Mudah-mudahan makin hari koleksinya makin bertambah, hingga bertambah juga jumlah pengunjungnya yang sekitar seratusan sehari saat week end dan 80an di hari-hari biasa jadi lebih banyak lagi. Oh, ya kalau kita gak mau capei mencari ketersediaan buku yang kita cari kita juga bisa melihat di mesin pencari yang terletak di samping kanan buku pengunjung.
Setelah memilih buku yang akan kita pinjam atau kita baca di tempat. (Khusus untuk buku yang baru datang, atau koleksi memang harus dibaca di tempat) Kita bisa memilih tempat yang nyaman untuk membaca. Ada meja panjang berwarna maron, ada sebuah pengumuman di atasnya kalau buku yang udah dibaca letakkan saja di meja. Nanti petugas yang akan meletakkan ke tempat semula. Atau boleh juga memilih tempat duduk dengan meja unik seperti di warnet gitu, plus dengan colokannya. Yang menarik adalah tata ruangnya yang bervariasi, kalau beberapa waktu kita gak datang, ada saja letaknya yang berubah. Jadinya gak bosenin, dan bayangkan betapa rajinnya petugasnya.
Untuk anak- anak gak usah khawatir kalau ke perpustakaan, ada ruang khusus untuk anak-anak. Ruangannya cantik, lukisan beraksen hijau ini membuat kita serasa berada di taman. Eh, nama ruangannya kan memang taman bacaan anak. Bukan anak saja lho yang bisa ke ruang bacaan anak ini, dewasa juga, bahkan saya pernah minjam bukunya. Soal meminjam buku ini ada sesuatu yang spesial, karena kita bisa memperpanjang waktu pinjaman via SMS ke nomor layanan perpustakaan, begitu sms yang saya dapat kala itu waktu minjam buku. Apa sekarang masih bisa memperpanjang via SMS begitu ya?
Lalu apa sih yang ada di lantai 2? Ada 2 lemari dengan ratusan referensi, ada tempat duduk berderet seperti di ruang tunggu. Hanya saja di atas sini panas, Karena dinding kaca dan tinggi jadi panas langsung merambat.
Oh ya hampir lupa ada 2 mobil nangkring di parkiran yang senada dengan cat gedung. Mobil perpustakaan keliling. Perpustakaan keliling ini mampir ke lokasi yang jauh dari perpustakaan, daerah pantai wisata sana. Mengunjungi anak-anak untuk membaca. Menariknya, agar tidak bermain saja. Setiap kapan beroperasinya? Ini yang tak teringat untuk saya tanyakan. Hehe
Selanjutnya, perpustakaan ini juga sering disinggahi beberapa instansi khususnya sekolah, dalam program kunjungan edukatif. Dalam kunjungan edukatifnya ke perpustakaan biasanya siswa TK atau SD diberi kesempatan untuk membaca daannnn nonton bareng tentunya.
Ke Mamuju kita bersampan
Terus melaju sampai tepian
Maju terus perpustakaan
Cerdaskan generasi impian
Sampai disini dulu cerita kita mengenai perpustakaan daerah Karimun
syafnihanifah.wordpress.com
Tidak ada komentar