Workshop Pengembangan Sekolah Model dengan Sekolah Imbas
Workshop SPMI Karimun-Sekolah model adalah sekolah yang ditetapkan dan dibina oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) untuk menjadi sekolah acuan bagi sekolah lain di sekitarnya dalam penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Sekolah model menerapkan seluruh siklus penjaminan mutu pendidikan secara sistemik, holistik, dan berkelanjutan, sehingga budaya mutu tumbuh dan berkembang secara mandiri. Sekolah model dipilih dari sekolah yang belum memenuhi SNP untuk dibina oleh LPMP agar dapat menerapkan penjaminan mutu pendidikan di sekolah mereka sebagai upaya untuk memenuhi SNP. Pembinaan oleh LPMP dilakukan hingga sekolah telah mampu melaksanakan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Sekolah model dijadikan sebagai sekolah percontohan bagi sekolah lain yang akan menerapkan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Sekolah model memiliki tanggungjawab untuk mengimbaskan praktik baik penerapan penjaminan mutu pendidikan kepada lima sekolah di sekitarnya (sekolah imbas). Berdasarkan hal tersebut Diknas Karimun mencoba mengimplementasikan di beberapa unit sekolah untuk menerapkan sekolah model. Salah satu sekolah yang dijadikan sebagai sekolah model adalah SMP N 3 Karimun dan 4 sekolah sebagai sekolah imbas. Dalam hal penerapannya SMP N 3 Karimun sebagai sekolah model memberikan pendampingan pada sekolah imbas yaitu SMP Muhammadiyah, SMP Darul Mukmin, SMP S Mahabodhi dan SMP S Vidya Sasana dengan mengadakan workshop dengan pendampingan dari Kabid Dinas SMP bapak Sugito dan narasumber Moh. Nuh, S.Pd. M.Pd. serta Hutin Kurniawan, S.Pd. Pada saat pembukaan workshop bapak Sugito menyatakan " Kepala sekolah diharapkan ada instrumen untuk penilaian karakter dan lingkungan, tiap sekolah model maupun imbas mengadakan rapat seminggu sekali untuk melakukan pembahasan sesudah pembelajaran, sebelum pembelajaran, dan permasalahan dalam proses pembelajaran dibahas dan dipecahkan bersama sehingga tidak mengambang".
Pada tahap pertama perwakilan sekolah imbas diundang untuk ikut mendapatkan pendampingan di sekolah model salah satunya dengan diadakannya workshop ini. Perwakilan sekolah imbas mengikuti seluruh kegiatan pendampingan yang berlangsung di sekolah model. Dalam workshop ini ada beberapa narasumber yang menyampaikan beberapa materi diantaranya Moh. Nuh, S.Pd. M.Pd. beliau menyatakan bahwa " program ini bermanfaat untuk mencari solusi apa yang belum diselesaikan melalui PMP, dari raport PMP kita dapat mengetahui dimana kelemahan tiap-tiap sekolah". Beliau juga mengungkapkan "Anggota tim penjaminan mutu sekolah model diharapkan mampu memfasilitasi sekolah imbas dalam mengimplementasikan SPMI seperti yang diterapkan pada sekolah model".
Dalam workshop ini SMP N 3 Karimun lebih mengutamakan dalam hal penilaian karena berdasarkan rapor PMP yang telah diisi standar penilaian masih memiliki nilai merah. Ibu Hartinah dan bapak Hutin Kurniawan dipercayakan untuk memberikan penjelasan bagaimana mengolah nilai, terutama untukpenilaian K13.
Tidak ada komentar