Header Ads

Header ADS

Awas, Penipuan di Pesawat AirAsia!, dan Pesawat Garuda Indonesia Merugi

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia diperkirakan masih mengalami kerugian di sepanjang tahun 2017 lalu. Hingga kuartal III-2017, total pendapatan perusahaan tercatat hanya USD 3,2 juta. Jumlah ini belum memasukkan pendapatan kuartal IV-2017, yang belum selesai diaudit.

"Secara total, Garuda Indonesia masih mengalami kerugian," ucap Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia, Helmi Imam Satriyono di Jakarta, Selasa (23/1) dilangsir dari merdeka.com

style="display:block"
data-ad-format="fluid"
data-ad-layout-key="-7m+s-gm+bt+15i"
data-ad-client="ca-pub-2923909208675378"
data-ad-slot="3099220499">


Sementara, Traveler harus lebih berhati-hati dengan informasi adanya bagi-bagi tiket gratis dari AirAsia. Informasi tersebut ada yang mengarah ke penipuan.

Begini modusnya seperti dilaman detik
com, AirAsia memberi penghargaan kepada setiap orang dengan 2 tiket pesawat gratis untuk merayakan 24 tahun pelayanan berkualitas. Dapatkan tiket gratis anda : https://airasîa.com/tiket-gratis/

Pihak AirAsia menyampaikan bahwa informasi yang beredar itu adalah penipuan yang mengatasnamakan AirAsia. Traveler diimbau untuk mengabaikan promosi tersebut dan tidak mengklik tautan apapun atau memberikan rincian informasi pribadi.

AirAsia tidak bertanggung jawab atas tuntutan yang timbul di kemudian hari sehubungan dengan aktivitas yang terkait dengan program tersebut. Seluruh promosi dari AirAsia hanya dilakukan melalui situs resmi airasia.com serta saluran resmi terpercaya lainnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.